Kamis, 09 April 2020

Web Server

Standard
1. Pengertian Web Server
Web Server atau yang dikenal pula dengan HTTP Server dapat merujuk baik pada perangkat keras ataupun perangkat lunak yang menyediakan layanan akses kepada user (pengguna) melalui protokol komunikasi HTTP atau HTTPS atas berkas–berkas yang terdapat pada suatu situs web dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti peramban web (Web Browser). Penggunaan paling umum Web server adalah untuk menempatkan situs web, namun pada prakteknya penggunaannya diperluas sebagai tempat peyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi kelas bisnis.

2. Prinsip dan cara kerja Web Server

Prinsip Web Server
Pada saat kita memesan makanan di restoran, kita tidak akan pernah mengerti proses memasaknya, begitu pula bahan dan alat yang dipakai oleh koki tersebut. Bahkan cara mereka menyajikan / menata makanan di piring tidak kita ketahui. Setelah makanan matang dan disajikan di meja makan, barulah kita mengerti bentuk penyajiannya, aromanya, rasanya dan lain-lain.
Ibaratkan, nama restoran yang kita kunjungi adalah nama domain seperti detik.com, youtube.com, vidio.com dan sebagainya. Makanan yang ada di meja makan adalah halaman web yang biasanya berbentuk skrip HTML. Koki beserta pembantunya adalah web programmer. Petugas restoran seperti kasir, pramusaji (waitress), satpam adalah web server.
Dalam dunia Internet dan media sosial seperti sekarang, web server memiliki peranan sangat penting, karena bisa dikatakan hampir semua yang bisa kita akses secara online, adalah hasil kerja dari web server. Video, gambar, animasi, teks yang kita lihat di media online terkirim berkat web server. Web server inilah yang memastikan bahwa informasi yang kita minta sampai kepada kita.



Fungsi dan Cara Kerja Web Server
Fungsi utama sebuah Web Server adalah untuk mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang telah ditentukan kepada Client (Web Browser). Disebabkan sebuah halaman web dapat terdiri atas berkas teks, gambar, video, dan lainnya, pemanfaatan web server berfungsi pula untuk mentransfer seluruh aspek pemberkasan dalam sebuah halaman web yang terkait; termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
Seorang pengguna, biasanya melalui aplikasi client seperti Web Browser (peramban web) , meminta layanan atas berkas ataupun halaman web yang terdapat pada sebuah server web, kemudian server sebagai manajer layanan tersebut akan merespon balik dengan mengirimkan halaman dan berkas-berkas pendukung yang dibutuhkan, atau menolak permintaan tersebut jika halaman yang diminta tidak tersedia.
Cara kerja Web Server bila dilihat dari protokol HTTP adalah sebagai berikut :

  • Client mencoba memulai koneksi dengan mengirimkan paket SYN kepada server.
  • Server membalas dan terjalinlah sebuah koneksi dengan mengirimkan paket SYN-ACK kepada server
  • Client mengonfirmasi kiriman server dengan memberikan paket ACK. Pada titik ini, client meminta halaman web (REQUEST)
  • Server membalas halaman yang diminta client (RESPONSE). Jika halaman tidak ditemukan, maka server memberikan halaman error.
  • Server mencoba mengakhiri koneksi ke client dengan mengirimkan paket FIN.
  • Client mengakhiri koneksi dengan membalasnya dengan paket FIN-ACK.
  • Server menutup koneksi dengan memberikan paket ACK ke client.

Kedudukan Web Server dalam Jaringan
Di dalam jaringan Internet, umumnya web server dimiliki oleh perusahaan teknologi seperti Google, Facebook, Twitter, Microsoft, Apple, dan sebagainya. Toko online seperti Amazone, dan Alibaba juga memiliki web server. Tidak hanya itu, perusahaan startup seperti Bukalapak, Tokopedia, Bli-bli, Gojek, Lazada, Traveloka, juga memiliki web server.
Bagaimana dengan sektor yang lain seperti pemerintahan, pendidikan, pariwisata, perhotelan, perkantoran? Mereka juga memiliki web server namun dengan kapasitas yang berbeda. Untuk sektor pendidikan, web server biasanya berada pada layanan hosting, karena biaya operasionalnya yang terjangkau, namun tidak menutup kemungkinan bahwa ada sekolah / universitas yang memiliki komputer server sendiri yang difungsikan sebagai web server.
Apakah web server hanya digunakan untuk keperluan Internet saja? Tidak harus, web server dapat digunakan pada jaringan lokal (local area network) maupun Internet. Jika web server terpasang pada jaringan lokal, maka hanya bisa diakses oleh komputer yang berada pada jaringan lokal yang sama. Namun, dengan adanya teknik tunneling atau yang sejenisnya, maka web server yang berada pada jaringan lokal dapat diakses dari Internet jika dikonfigurasi dengan benar.
Akhir-akhir ini web server tidak hanya digunakan untuk menampilkan halaman web saja, penggunaannya bahkan sudah merambah ke aplikasi mobile (Android), dimana web server yang berada di komputer server menerima dan memberikan permintaan dari aplikasi Android yang dibangun oleh web programmer secara asinkronus.

3. Software Web Server
  Software web server bisa dibedakan menurut fiturnya, lisensinya, atau sistem operasi yang mendukungnya, berikut ini adalah tabel klasifikasi software web server.

Tabel 1 : Klasifikasi Web Server berdasarkan lisensi software Nama Software Pembuat Software Lisensi Software Tanggal 


Tabel 2 : Klasifikasi Web Server berdasarkan Fitur

Tabel 3 : Klasifikasi Web Server berdasarkan Sistem Operasi


4. Langkah Konfigurasi Web Server (Apache)
  • Masuk sebagai user root kemudian install paket/aplikasi apache2, php5, phpmyadmin dan mysql-server dengan cara ketikkan perintah : apt-get install apache2 php5 phpmyadmin mysql-server
  • Tunggu hingga proses installasi selesai
  • Masuk ke direktori /etc/apache2/sites-available kemudian copy file 000-default.conf menjadi web.conf lalu buka web.conf dengan cara seperti gambar berikut
  • Sesuaikan settingan seperti gambar.
  • Selanjutnya keluar dari file tersebut dengan cara CTRL+X => Y => ENTER. 
  • Setelah itu masuk ke direktori /var/www kemudian buat folder web, kemudian masukkan halaman web yang anda miliki kedalam folder tersebut, sebenarnya secara default telah ada sebuah halaman web yang bernama index.html didalam folder html. kali ini kita akan membuat sebuah file index.html pada folder web yang telah kita buat tadi

  • Setelah itu anda dapat mengedit file index.html sesuai keinginan anda

  • Setelah selesai, simpan file tersebut dengan cara CTRL+X => Y => ENTER
  • Selanjutnya kita akan mematikan website 000-default.conf dan mengaktifkan konfigurasi website kita tadi yaitu web.conf dengan cara
  • Restart service apache 2

  • Tes apakah web server sudah berjalan pada server debian dengan cara ketikkan w3m pintar-network.com
  • Jika sudah muncul halaman webnya maka web server sudah berhasil
  • Masuk ke browser client kemudian ketikan di address bar alamat domain kita, apabila anda menggunakan mesin virtual seperti virtual box atau VMware anda harus mengubah network adapternya menjadi "host only"

  • Disini saya menggunakan VMware, caranya yaitu dengan klik kanan pada ikon network adapter kemudian pilih setting, kemudian ubah adapternya menjadi "host only" 

  • Jangan lupa untuk mencentang kolom connected
  • Setelah itu masuk ke control panel - windows and sharing center - change adapter setting pastikan bahwa adapternya sudah menyala 

  • Setelah itu klik kanan adapter kemudian pilih properties - Internet Protocol Version 4 (TCP/IPV4) 
  • Kemudian isikan alamat IP yang satu network dengan server 

  • Lakukan pengetesan apakah client telah terhubung dengan server (Debian) dengan masuk ke cmd dan ketikkan 

  • Jika sudah berhasil, masuk ke browser client kemudian ketikkan nama domain server di address bar
    • Konfigurasi Selesai


    Kamis, 02 April 2020

    File Server

    Standard

    File Server 
    File server adalah sebuah komputer terpasang ke jaringan yang memiliki tujuan utama menyediakan lokasi untuk akses disk berbagi, yaitu berbagi penyimpanan file komputer (seperti document, file suara, foto, video/film, gambar database, dll) yang dapat di akses oleh workstation yang melekat pada jaringan computer. 
    Sebuah file server biasanya tidak melakukan suatu perhitungan, dan tidak menjalankan program atas nama client. Hal ini dirancang terutama untuk memungkinkan penyimpanan cepat dan pengambilan data dimana perhitungan berat di sediakan oleh workstation. File server biasanya ditemukan di sekolah-sekolah dan kantor-kantor dan jarang terlihat di penyedia layanan internet local dengan menggunakan LAN untuk menghubungkan computer client kita.
    File server bertugas mengontrol komunikasi dan informasi diantara node/komponen dalam suatu jaringan. Sebagai contoh mengelola pengiriman file database atau pengolah kata dari workstation atau salah satu node, ke node yang lain, atau menerima email pada saat yang bersamaan dengan tugas yang lain terlihat bahwa tugas file server sangat kompleks, dia juga harus menyimpan informasi dan membaginya secara cepat.


    Macam – Macam File Server :

    1. Samba
    Samba ( server message blog) adalah protocol file sharing untuk menyaingi protocol yang telah ada yakni Novell’s IPX-Based. Samba ini merupakan protocol file sharing dan printer sharing pertama yang dapat berjalan pada multi protocol: TCP/IP, NetBeui, IPX-SPX. Dengan kata lain samba server dapat mengganti posisi Novell server tanpa harus merubah infrastruktur dari jaringan.
    2FTP Server
    FTP adalah File Transfer Protocol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang menggunakan TCP koneksi bukan UDP. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP Server dan FTP Client.
    FTP server adalah suatu server yang menjalankan software yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan (request) dari FTP client.
    FTP client adalah computer yang merequest koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server, maka client dapat men-download, meng-upload, merename, men-delete, dll sesuai dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
    Tujuan FTP server adalah sebagai berikut :
          • Untuk tujuan sharing data
          • Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer
          • Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user
          • Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien

    Keuntungan File Server
    Fungsi dan manfaat file server adalah hematnya penggunaan resources atau sumber daya, khususnya media penyimpanan. Selain itu, karena penyimpanan data dilakukan secara terpusat dan tidak tersebar pada beberapa mesin, maka penggunaan data menjadi lebih mudah dan aman.
    Berbagi resources dalam jaringan untuk keperluan bersama—seperti misalnya berbagi printer atau data—bisa meningkatkan efektifitas kerja. Untuk melakukannya, setiap pengguna harus masuk atau login terlebih dahulu ke dalam jaringan, kemudian ia baru bisa mengakses resources yang dibagikan tersebut.
    Untuk bisa melakukan hal tersebut dibutuhkan server workgroup atau server domainDomain sendiri merupakan kumpulan userklien yang menggunakan server ketika menjalankan validasi data untuk login pada jaringan. Domain server biasanya disebut juga dengan istilah Primary Domain Controller (PDC).
    Apabila pada suatu jaringan terdapat beberapa sistem dengan platform yang berbeda, maka diperlukan sebuah program untuk menjembatani semuanya agar mesin-mesin tadi bisa saling berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya.


    Langkah Instalasi Samba Server

    1. Siapkan komputer dan software virtual PC anda.
    2. Siapkan DVD ISO Debian 8.
    3. Aturlah komputer fisik Anda agar dapat terkoneksi dengan komputer fisik rekan kelompok Anda menggunakan IP Address yang sudah diskenariokan Ketik : nano /etc/network/interfaces .



    4. Selanjutnya aturlah IP Address server anda .



    5. Setelah itu lakukan restart pada networking .
     Ketik : /etc/init.d/networking restart
    6. Selanjutnya ujilah hasil pengaturan tadi
    Ketik : ifconfig


    7. Selanjutnya menguji koneksi antara server dan client .


    8. Selanjutnya kita install paket samba
    Ketik : apt-get install samba samba-client swat



    9. Setelah itu Langkah pertama  buat lah folder yang akan disharing
    Ubah mode direktori  menjadi 777.


     10. Selanjutnya Untuk mengakses folder samba yang akan dishare, user yang digunakan adalah user khusus untuk  samba. Untuk itu, kita perlu membuat user samba minimal 1 user.
    11. Ketik : useradd client
    Untuk memberikan password pada user : smbpasswd –a client



    12.  Berikutnya kita akan menyiapkan konfigurasi sharing untuk direktori /home/messi/sharing. File  konfigurasinya adalah /etc/samba/smb.conf.
    Ketik  : nano /etc/samba/smb.conf


    13. Selanjutnya  akan muncul tampilan seperti dibawah ini ,kemudian pada bagian bawah tambahkan sintak berikut .


    14.  Selanjutnya kita lakukan restart
    Ketik :  /etc/init.d/samba/samba restart



    15.  Selanjutnya Pengujian Samba Server
    Buka mycomputer pada computer anda
    Selanjutnya ketikan IP Address server maka akan muncul permintaan login
    Logiiinlah sesuai user dan password yang dibuat



    16.  Setelah berhasil login maka aka nada tampilan seperti dibawah ini .





    Konfigurasi Samba Server Debian 8
    1. Install Samba
        #apt-get install samba samba-client swat



    2. Buatlah sebuah direktori, misal /home/nourizal/coba. Ubah mode direktori menjadi 777.
    3. Untuk mengakses folder samba yang akan dishare, user yang digunakan adalah user khusus untuk samba. Untuk itu, kita perlu membuat user samba minimal 1 user.
    #useradd nourizal

    4. Perintah di atas berfungsi untuk membuat user “biasa” saja. Agar user tersebut dapat mengakses direktori samba, user tersebut perlu diberikan password khusus untuk login ke samba.
    #smbpasswd –a nourizal



    5. Untuk melihat user apa saja yang terdapat dalam system, bacalah file /etc/passwd
    #cat /etc/passwd

    6. Konfigurasi file /etc/samba/smb.conf
    nano /etc/samba/smb.conf



    Konfigurasi seperti dibawah ini lalu save



    7.      Restart service samba.
    #/etc/init.d/samba restart



    Pengujian Samba Server Pada Debian 6
    a.       Tekan Ctrl + L lalu ketik smb:// IP_SERVER/



    b.      Buka folder yang dishare lalu masukkan password



     c.       Pengujian pada Debian 8 selesai

    Pada Client Windows
    a.       Buka windows explorer lalu ketik \\IP_SERVER


     b.      Pengujian pada Client selesai